9 Tips Memilih Arsitek Terbaik

Ketika Anda sedang berkeinginan untuk membangun sebuah rumah ataupun bangunan lainnya, memilih arsitek terbaik dan berpengalaman merupakan suatu kebijakan yang wajib untuk diterapkan. Selain membuat bangunan yang diinginkan terlihat indah, hal ini juga akan membantu dalam mewujudkan bangunan yang memiliki mempunyai fungsi baik serta efisien. Tidak hanya itu, karena bangunan adalah suatu hal yang akan digunakan dalam jangka waktu lama, ini juga dapat membantu dalam menghindari berbagai masalah dalam bangunan yang dapat terjadi suatu saat. Untuk itu, diperlukan tips memilih arsitek terbaik.

Desain Rumah Bapak Hafid di cluster The Richmod Peak Rancamaya Bogor

 

Tips Memilih Arsitek Terbaik Untuk Mewujudkan Bangunan Impian

Dengan teknologi yang semakin berkembang untuk saat ini, dapat dikatakan bahwa mencari arsitek bukanlah suatu hal yang susah. Selain mencari tahu informasi melalui orang-orang yang telah Anda kenal dengan baik, pencarian ini juga dapat dilakukan di internet. Namun, tentunya akan muncul banyak pilihan mengenai calon arsitek yang nantinya akan digunakan. Satu arsitek akan mempunyai kelebihan dan keunggulannya masing-masing. Ketika salah langkah awal terutama dalam pemilihan arsitek ini, akan menimbulkan berbagai hal fatal dalam tahapan selanjutnya. Berikut 9  tips memilih arsitek terbaik yang dapat dicoba.

 

  1. Melihat Kepribadian Arsitek

Tips memilih arsitek terbaik yang pertama adalah dengan melihat profil pribadi dari arsitek sendiri. Untuk melihat kepribadian sang arsitek ini dapat dilakukan dengan meminta informasi tentang dirinya secara jelas dan juga mengajaknya untuk bertemu secara langsung. Pastikan bahwa kepribadian yang dimiliki oleh arsitek tersebut sesuai dan cocok dengan kepribadian Anda. Hal ini dikarenakan pertemuan dan hubungan yang akan dilakukan dengan sang arsitek akan bertahan cukup lama, hingga bangunan yang diinginkan jadi. Dengan adanya kepribadian yang sesuai, maka komunikasi yang dijalankan akan lebih baik.

 

  1. Melihat Portofolio Arsitek

Tingkat baik atau tidaknya seorang arsitek dapat dilihat dari portofolio yang telah ia kerjakan. Rata-rata seorang arsitek yang handal dan telah berpengalaman sudah mempunyai banyak portofolio. Maka dari itu, janganlah ragu untuk meminta portofolio atau hasil pekerjaan yang telah dilakukan oleh sang arsitek tersebut sebelumnya. Amati dan cermati dengan baik semua hasil kerjanya. Selain itu, jangan pernah ragu untuk menanyakan berbagai hal yang dibutuhkan. Di sini, Anda dapat melihat kualitas dan kuantitas dari arsitek yang akan digunakan.

 

  1. Menanyakan Cara Kerja Arsitek Secara Detail

Tips memilih arsitek terbaik yang selanjutnya adalah menanyakan cara sang arsitek itu dalam menyelesaikan pekerjaannya. Dapat dikatakan bahwa setiap arsitek memiliki cara kerjanya masing-masing dan berbeda antar satu dengan yang lain. Untuk itu, Anda perlu untuk menanyakan bagaimana cara kerja dari arsitek tersebut, mulai dari tahapan yang harus dilalui, tanggal maksimal deadline, hingga fee yang harus dibayarkan. Namun, biasanya para arsitek akan memberi sebuah lembar penawaran yang didalamnya sudah tertera tahapan pekerjaan berupa foto maupun video disertai dengan fee secara jelas. Pahami semua hal yang ada dan bertanyalah jika ada yang belum dipahami.

 

  1. Menanyakan Kepada Klien Sebelumnya

Pendapat dari klien yang pernah bekerja sama dengan sang arsitek sebelumnya, merupakan suatu pendapat yang dapat dipercaya daripada hal lainnya. Seorang klien yang puas dengan hasil pekerjaan sang arsitek, akan memberi penilaian positif kepada sang arsitek dengan senang hati. Sebaliknya, biasanya jika seorang klien yang kecewa akan meluapkan kekecewaannya. Akan sangat beruntung jika Anda telah mengenal dengan baik klien yang pernah menjalin kerja sama dengan arsitek. Jika tidak, maka berusalah untuk mencari kontak dari klien tersebut. Akan lebih baik lagi jika sang arsitek mau memberi kontak dari klien sebelumnya untuk memberikan testimoni

 

  1. Memiliki Chemistry dengan Arsitek

Dalam pemilihan seorang arsitek, tentunya diperlukan sebuah chemistry agar jalannya pembuatan bangunan yang diimpikan terwujud dengan baik. Cara untuk menemukan andanya chemistry atau tidak dengan sang arsitek ini dapat dilakukan dengan melakukan pertemuan dengannya lebih dari satu kali. Dengan ini dapat melihat dan memperkirakan hubungan yang nantinya timbul. Jika Anda merasa bahwa arsitek tersebut cocok dan chemistry dapat timbul dengan mudah, maka hal ini dapat menjadi sebuah pertimbangan dalam pemilihan arsitek terbaik. Tips memilih arsitek terbaik satu ini memang tidaklah mudah, tapi akan sangat membantu dikemudian hari.

 

  1. Mempunyai Alamat dan Brand yang Jelas

Seorang arsitek profesional tentunya memiliki alamat kantor yang jelas. Walaupun arsitek tersebut bekerja secara freelance, pastinya dia juga mempunyai alamat rumah yang jelas. Ini menunjukan bahwa sang arsitek mempunyai tanggung jawab dalam pekerjaannya. Selain itu, hal ini juga akan membantu Anda untuk meminimalisir berbagai hal yang tidak diinginkan, seperti arsitek yang kabur ketika pekerjaan yang dilakukan tidak sesuai bahkan tidak diselesaikan. Selain beralamat jelas, seorang arsitek profesional juga telah mempunyai brand sendiri sebagai identitas, baik itu berbadan usaha maupun freelance. Jadi pastikan arsitek yang akan digunakan telah mempunyai dua hal tersebut.

 

  1. Mengenali Karakter Desain

Perlu diketahui bahwa setiap arsitek tentunya sudah mempunyai gaya khas tersendiri yang menjadi Trade marknya. Untuk itu, perlu mengetahui serta memahami gaya arsitektur yang dibawakan oleh sang arsitek. Sesuaikan gaya arsitektur yang diusung ini sesuai dengan keinginan misalnya, Anda ingin membuat sebuah bangunan dengan gaya modern dan minimalis, maka jangan pilih arsitek yang mempunyai gaya khas klasik dan ornamental. Semakin dekat karakter arsitektur yang dimiliki oleh sang arsitek dengan bangunan impian, tips memilih arsitek terbaik ini akan membantu mewujudkan bangunan yang diimpikan.

 

  1. Mampu Merespons dengan Cepat

Pelayanan secara profesional tentunya akan diberikan oleh seorang arsitek yang sudah profesional. Hal ini dapat dilihat dari lamanya waktu yang dibutuhkan oleh sang arsitek untuk merespons semua keinginan maupun pertanyaan. Jika Anda menghubunginya melalui email atau aplikasi messenger lain, pastikan arsitek tersebut mampu membalas pesan dalam kurun waktu maksimal 24 jam. Apabila respons yang diberikan lebih dari waktu itu, apalagi kurun waktu 3 sampai 7 hari, maka perlu untuk mempertanyakan alasannya. Hal ini juga dapat membantu melihat tingkat keseriusan dari sang arsitek dalam menangani kliennya.

 

  1. Mempunyai Surat Perjanjian (SPK)

Tips memilih arsitek terbaik yang terakhir adalah memastikan bahwa sang arsitek mau memberikan SPK atau surat perjanjian kerja secara tertulis. Dapat dikatakan bahwa seorang arsitek yang sudah profesional akan memberikan SPK kepada setiap kliennya. SPK ini akan sangat berfungsi dikemudian hari untuk membela dan membantu Anda apabila terdapat sesuatu yang tidak sesuai. Secara garis besar, SPK ini berisikan tentang persetujuan dari kedua belah pihak. Di dalamnya menuturkan bahwa pihak klien akan mendapat kualitas pelayanan yang baik serta untuk pihak arsitek akan mendapat upah sesuai.

 

Itulah 9 tips memilih arsitek terbaik yang dapat Anda terapkan. Memang diperlukan kesabaran dan ketelitian ketika berada dalam tahapan ini. Apabila Anda salah dalam memilih arsitek, maka ini juga akan berpengaruh pada semua tahapan berikutnya.

 

Comments are closed.